oleh

KBM di Kota Pekanbaru Bisa Menggunakan Metode Luring

PEKANBARU – Kegiatan belajar mengajar telah dimulai pasca libur lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah. Proses belajar masih menerapkan dalam jaringan (Daring) mengingat kasus positif Covid-19 masih cukup tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas menyebut, bagi siswa yang tidak dapat mengikuti metode belajar daring bisa memilih metode luar jaringan (Luring).

Baca Juga  1.706 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi PPKM Darurat di Jateng

“Kalau siswa yang tidak memiliki gadget, atau yang memiliki jaringan internet buruk bisa metode offline. Bisa luring, memberikan tugas kepada orang tua yang datang ke sekolah,” terangnya, Senin (24/5).

Orangtua siswa dapat datang ke sekolah untuk menjemput tugas maupun menyerah kan tugas siswa. Ini dapat dilakukan dalam beberapa waktu tertentu. Bisa dilakukan dalam sekali sepekan atau waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga  Tegakkan Prokes, Polres Metro Jakarta Timur Bagikan Masker Secara Gratis

“Ya kan gak mungkin juga. Mereka (siswa) gak bisa daring, apalagi. Itu tinggal lagi. Kalau kita tutup semua pintunya mereka gak bisa belajar lagi,” ungkapnya.

Ia menilai, metode belajar daring dan luring ini bisa diterapkan selama sekolah belum diizinkan buka akibat pandemi Covid-19. Namun, guru diminta juga diimbau selektif dalam memberikan metode belajar yang baik. (*/cr1)

Baca Juga  Cegah Stunting, Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar Edukasi Ibu Baduta Melalui Permainan

Sumber: pekanbaru.go.id

News Feed